Senin, 16 Februari 2015

7 Tips untuk tetap tegar





7 Tips untuk tetap tegar

Menjadi seorang yatim piatu itu tidak sesedih di film layar lebar. Sedih dan rasa sakit itu sudah pasti ada. Kadang kita harus menangis, saat kita melihat mereka yang memiliki kedua orangtua tepat berdiri dihadapan kita.
Jangan takut kawan, aku punya cara untuk mengatasi rasa sedih itu. Pengalaman yang aku buat dari tips itu yang membuatku bertahan sejauh ini, dan tetap ceria meski begitu banyak masalah yang ada disekitarku.

Yang pertama,  kita harus sadar bahwa hidup kita itu milik Tuhan. Kita diibaratkan dengan sepeda motor yang sedang antri di pertamina. Tentunya kita harus sabar. Dan tidak boleh menerobos. Kita sabar karena kita semua pasti akan mendapat gilirannya. Dan untuk menunggu giliran itu, banyak hal yang bisa kita lakukan. Kita harus sadar, bahwa Tuhan adalah satu-satunya tujuan hidup kita. Seribu satu rencana yang kita canangkan, tidak berarti membuat kita harus menggapainya. Di samping impian kita untuk menggapai mimpi itu, kita harus tahu bahwa semua yang kita ranjangkan itu milik Tuhan. Dan suatu ketika tanpa kita sadari, dan bahkan tanpa izin, semuanya akan Ia ambil.

Yang kedua,  ketika kita merindukan mereka, pikirkan satu hal yang pernah mereka lakukan saat mereka berada di samping kita yang membuat kita marah dan menangis karena kecewa. Misalnya mama melarang kita bermain dirumah teman dengan alasan harus tidur siang, atau papa yang mengurangi uang jajan karena ketahuan kamu pacaran. Yakin, pasti rasa sakit saat itu akan kembali kamu rasakan meskipun itu hanya mengundang airmata, tetapi setidaknya sudah mampu membuat emosi kamu bangkit.

Yang ketiga,  disaat kamu punya masalah dengan saudara, om, tante, ya singkatnya keluarga, teman atau pacar, yakinlah saat itu kamu dibela oleh papa dan mama. Kamu hebat kan? Ketika kamu mengancam mereka, yang membalas semua ini adalah papa dan mama. Karena mereka  adalah orang yang tidak kalian lihat. Yakinlah kamu akan sangat kuat saat itu. Dan sebenarnya saat itu baik papa maupun mama sedang memeluk kamu, dan mengatakan kamu tidak sendiri. Tuhan sebenarnya sedang menguji imanmu, bagaimana kamu bisa berjalan, berlari, tertawa saat kamu tidak memiliki papa dan mama. Kamu akan menjadi sosok yang hebat di mata sahabat-sahabatmu dan orang yang tahu tentang hidupmu.

Yang ke empat,  anggaplah papa dan mama itu masih ada di samping kamu. Singkatnya masih hidup. Bayangkan saja mereka sedang berbicara denganmu, hanya saja kamu yang berbicara di dalam hatimu sendiri. Misalnya saat kamu tidur. Papa disamping kiri dan mama disamping kanan. Sesudah kamu berdoa sebelum tidur,  kamu belum benar-benar tidur kan? Kamu mulai bercerita tentang aktivitasmu hari itu. Kamu akan dengan semangatnya bercerita dalam hatimu. Dan bayangkan papa dan mama memberikan respon seperti yang biasa mereka lakukan. Saya yakin, kamu akan tertidur dengan lelap.

Yang ke lima,  jika kamu akan bersedih ketika mengakui mereka sudah meninggal kepada orang-orang yang baru kamu kenal yang menanyakan kedua orangtuamu, maka jangan katakan. Ceritakan bahwa mereka masih ada. Karena pada dasarnya, raga mereka saja yang meninggalkanmu. Mereka ada dan akan  selalu ada dihatimu. Ceritakan pada semua orang papa dan mamaku adalah orang yang hebat. Saya yakin, kamu tidak akan sedih. Kamu pasti akan berbalik dan tersenyum, maaf saya berbohong kepada anda. Mereka akan percaya karena kamu adalah anak yang baik. Mereka menilai itu dari cara kamu berbicara tentang kedua orang tuamu. Tidak salah jika kamu berbohong akan hal itu.

Yang ke enam, ketika kamu sangat merindukan mereka. Mintalah pada Tuhan untuk menghadirkan mereka dalam mimpimu. Mintalah pada Tuhan. Bayangkan saat itu papa dan mama sedang berada di Surga. Di sana mereka sedang tersenyum memiliki anak sehebat dirimu. Dan mereka pun akan datang dalam mimpimu. Mintalah setulus mungkin. Karena Tuhan akan mendengarkan doa hambaNya yang dengan tulus meminta padaNya.

Dan yang terahkir, yang ketujuh  gapailah mimpimu. Cita-citamu. Karena kebahagian mereka adalah melihatmu mampu berdiri diatas kakimu sendiri. Bukan kamu yang menyerah, menangisi keaadan, dan bahkan putus asa. Mereka akan sangat sedih melihatmu seperti itu. Bahkan mereka akan sangat jauh darimu. Kamu sebenarnya adalah orang yang paling hebat di dunia. Lihatlah teman-temanmu. Mereka masih punya orangtua, tetapi kadang mereka tidak menghargai orangtua mereka. Dan kamu akan menjadi teladan ketika kamu menasihati mereka, betapa sulitnya hidup tanpa orangtua. Kamu adalah satu-satunya orang yang mereka dengar. Karena mereka tahu kamu sudah merasakan hal itu. Bukankah itu sesuatu yang hebat buat kamu? Dan kamu juga akan menjadi orang yang sangat hebat, karena kamu mampu menggapai mimpimu meski kedua orangtuamu telah tiada. Dan bibir semua orang akan bergetar menyebut namamu.
Kamu juga akan mengajak teman-temanmu untuk selalu dekat dengan Tuhan. Karena hanya dengan mendekatkan diri padaNya kita akan selalu kuat dan tahu tujuan hidup kita.
Jadi, jangan pernah berpikir Tuhan meninggalkanmu saat kedua orangtuamu telah tiada. Kamu pasti menyadari kasih Tuhan melalui orang-orang disekitarmu. Keluarga, sahabat, guru, dan orang-orang yang selalu mendukungamu. Sadarkah kamu mereka adalah tongkat-tongkat yang Tuhan hadirkan, saat kedua kakimu seakan tak mampu berjalan.
 Lalu untuk apa kamu terus menangis?? Kamu telah membaca tips ini sobat. Dan tips ini bukan kutulis karena hobbyku menulis. Karena aku adalah bagian dari tulisanku ini. Aku adalah seorang yatim piatu yang mampu bertahan sejauh ini karena tips ini. Dan aku merasa satu-satunya orang hebat di dunia, ketika semua orang berbisik

 “ kamu hebat. Seandainya aku berada di posisimu, aku tak yakin mampu menerima kenyataan ini” dan aku hanya tersenyum mendengar pujian itu, dan memandang ke langit. Disana ada dua orang yang selalu mengawasiku. Yang berbisik padaku ketika aku salah. Dan aku tahu, dalam nama Tuhanlah kepenuhan ini kudapat. Tanpa ujian seberat ini, aku tak yakin bisa mandiri seperti saat ini. Dan itulah yang ingin kukatakan padamu sobat, setiap tangis yang kau dapat, tersimpan sekilas senyum. Berkaryalah dalam nama Tuhan, kaupun akan mendapat kepenuhan.
Terimakasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar